Haloo... Melajutkan postingan sebelumnya yang bercerita
tentang perjuanganku untuk bisa menembus ujian tahap pertama USM PKN STAN 2016,
kali ini aku akan berbagi sedikit pengalamanku melewati ujian tahap dua dan
tiga yang capeknya bukan cuma pikiran tapi juga fisik.
Jadi, seperti yang kalian tahu, ujian tahap dua adalah Tes
Kesehatan dan Kebugaran dimana kita diminta untuk lari keliling lapangan selama
12 menit dan shuttle-run membentuk angka delapan sebanyak tiga kali secepat
mungkin. Itu artinya, yang perlu disiapin untuk tahap ini adalah tubuh yang sehat
dan fisik yang kuat.
Tahun ini, jarak antara pengumuman tahap pertama dan ujian
tahap kedua hanya kurang lebih seminggu. Dengan waktu yang sedikit, persiapan
untuk membentuk fisik yang kuat tidaklah cukup. Karenanya, aku sarankan untuk
kalian yang pengen banget bisa kuliah di STAN, latihlah fisik kalian jauh hari
sebelum ujian tahap kedua ini sepesimis apapun kalian terhadap hasil ujian
tahap satu. Jangan seperti aku yang jarang banget olahraga dan akhirnya
kewalahan untuk membentuk fisik yang kuat dalam waktu hanya seminggu.
Lari 12 menit non-stop itu nggak mudah lo. Butuh latihan
yang lama supaya bisa menyelaraskan kekuatan kaki dan kelancaran pernapasan.
Sekedar tips, ketika berlari


