Tampilkan postingan dengan label esai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label esai. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juli 2014

[RISET PROJECT] Petasan; Antara Tradisi dan Budaya di Bulan Ramadhan

Siapa yang tak kenal petasan? Suaranya yang keras dan bentuknya yang bervariasi tentu saja membuat semua orang mengenalinya. Entah di luar negeri maupun di Indonesia sendiri. Di luar negeri petasan umumnya dipakai ketika perayaan hari besar atau event-event tertentu. Seperti, pembukaan acara karnaval, tahun baru, dan lain-lain. Sedangkan, di Indonesia petasan lebih sering atau marak di gunakan pada saat Bulan Ramadhan.
Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan petasan? Petasan atau biasa dikenal sebagai mercon adalah bubuk yang dibungkus dengan beberapa lapis kertas, diberi sumbu, dan berdaya ledak rendah. Nah, pada saat Bulan Ramadhan ini, petasan banyak digunakan untuk meramaikan suasana. Apalagi di dusun tempat penulis tinggal saat ini, tak ketinggalan satu malam pun tanpa yang namanya bunyi ledakan petasan. Entah itu dalam frekuensi bunyi rendah maupun tinggi. Terkadang memang mengagetkan. Namun, inilah kebiasaan warga dusun yang selajutnya membuat penulis ingin mengetahui apakah meledakkan petasan di Bulan Ramadhan termasuk tradisi atau budaya Indonesia.
Akan tetapi, sebelum membahas hal itu lebih lanjut, alangkah baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui apa yang di maksud dengan tradisi dan apa yang dimaksud dengan budaya agar tidak terjadi kesalahan persepsi di antara para pembaca.

Rabu, 02 Juli 2014

Dari Pemuda, Oleh Pemuda, Untuk Indonesia

Haihaihai
Liburan ini saatnya meng-update blog! yeeeeaay! Nah, kali ini saya akan posting esai yang beberapa bulan lalu saya ikutkan lomba*tapigakmenang*
Oke.. Langsung ajaaa
-----

Sejak dahulu kala, sudah banyak yang membayangkan adanya suatu sistem politik yang di dalamnya para anggotanya saling menganggap sama secara politik, sama-sama berdaulat, memiliki segala kemampuan, dan lembaga-lembaga yang mereka perlukan untuk memerintah diri sendiri.
Gagasan akan sistem baru ini mulai berkembang pada awal abad ke lima sebelum masehi oleh bangsa yang kecil dan bertempat tinggal di lingkup yang kecil pula. Namun, bangsa ini mempunyai pengaruh yang luar biasa besarnya terhadap sejarah dunia, yaitu Bangsa Yunani atau lebih spesifiknya Bangsa Athena. Pada saat itu, mereka telah menerapkan sistem politik yang ratusan hingga ribuan tahun kemudian telah mengalami perkembangan hingga menjadi sistem politik yang sangat kompleks seperti sekarang ini. Perlu diakui, demokrasi yang dilakukan oleh bangsa Athena dahulu sangatlah berbeda dengan apa yang kita sebut sebagai demokrasi sekarang. Pada saat itu, bangsa Athena dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi orang-orang yang sama kedudukannya, sama-sama berdaulat dalam memerintah diri sendiri dan menjalankan jalannya roda pemerintahan.

Kamis, 15 Mei 2014

Asam Salisilat

Siapa yang tak pernah merasakan sakit kepala atau punya masalah dengan kulit kepala seperti berketombe? Atau mungkin kulit berpanu, jerawat dan masalah kulit lainnya? Tentu kita pernah merasakan salah satu atau bahkan semuanya sekaligus. Tahukah Anda bahwa kedua permasalahan tersebut mempunyai solusi penyelesaian oleh suatu bahan kimia yang sama. Yaitu asam salisilat yang terdapat pada shampo anti-ketombe dan aspirin yang merupakan esterifikasi asam salisilat dengan asam asetat menghasilkan asam asetil salisilaat.
Asam salisilat yang mempunyai rumus kimia C7H6O3 adalah salah satu bahan kimia yang sejak 2000 tahun yang lalu telah digunakan sebagai bahan terapi topikal dan banyak digunakan sebagai bahan intermediet dari pembuatan obat-obatan seperti antiseptik, dan analgesic serta pembuatan bahan baku untuk keperluan farmasi. Senyawa ini tidak mudah larut dalam air, namun sangat mudah larut dalam lemak, alkohol, serta ester. Bentuknya seperti kristal putih, tidak berbau, dan berasa manis. Karena sifatnya yang mudah larut dalam alkohol, penggunaan asam salisilat dilarang bagi orang yang sedang meminum alkohol. Asam salisilat dapat banyak ditemukan di dalam jeruk nipis dan stroberi.
Dalam dunia medis, asam salisilat banyak digunakan dan diaplikasikan dalam berbagai pengobatan. Misalnya dalam dermatologi, asam salisilat mempunyai khasiat keratolitik yang dapat membantu pengelupasan sel kulit mati agar lebih mudah dan cepat. Asam salisilat juga dapat dimanfaatkan menjadi salep yang berfungsi untuk menghilangkan panu, kadas, kurap. Selain salep, asam salisilat yang diesterifikasikan dengan metanol dapat menghasilkan metil salisilat atau yang biasa dijual dengan nama minyak gandapura untuk meredakan nyeri otot dan persendiaan seperti sakit syaraf, sakit punggung, radang selaput dada, dan reumatik. Selain itu, metil salisilat sering digunakan sebagai bahan farmasi, penyedap rasa, kosmetik, serta parfum.

Kamis, 26 Desember 2013

Yuk, Ngeblog!



            Sudah menjadi barang umum bahwa remaja zaman sekarang lebih suka berurusan dengan gadget canggih ketimbang dengan buku-buku atau hal-hal yang berbau agak kuno. Mereka lebih memilih menggunakan kecanggihan internet untuk mencari informasi dibanding menjelajahi perpustakaan dan harus terlibat dengan ratusan buku.
            Nah, keadaan zaman sekarang dimana internet sangat berkembang bisa dimanfaatkan untuk mengasah kekreatifan dan memperluas pergaulan. Gimana caranya? Gampang! Buka blog aja. Mudah, banyak pengguna dan penyedia layanan, dan gratis. Contohnya ada Blogspot, Wordpress, Blog.com, Tumblr, dan lain-lain. Buka blog juga tidak begitu susah. Misalnya jika kita ingin membuka blog dari server Blogspot, kita disarankan membuat e-mail Google terlebih dahulu, lalu e-mail tersebut bisa langsung terhubung dengan Blogspot, Youtube, dan  Google Account. Praktis kan?
            Blog di abad 21 ini bukan cuma untuk share informasi atau lirik lagu saja. Tapi juga bisa untuk mengasah kreatifitifas. Seperti, jika kita ingin mengubah latar belakang dan susunan atau yang lebih umum disebut template, kita bisa memanfaatkan situs penyedia template gratis kayak  btemplates.com untuk Blogspot dan wpthemesfree.com untuk Wordpress. Atau bila tidak ingin ribet berhubungan dengan seabrek kode kita bisa membuat template sendiri dengan aplikasi Artisteer.

Matematika Itu…



            Rumit
            Susah
            Kumpulan rumus aneh yang panjangnya bahkan bisa lebih panjang dari nama Anda.
            Menyenangkan tapi butuh waktu untuk tersadar betapa menyenangkannya.
            Kata-kata di atas mungkin adalah anggapan sebagian siswa tentang matematika. Kebanyakan siswa mengeluhkan bahwa matematika itu susah. Jika disurvei, dalam satu sekolah, mungkin terdapat lebih dari 35% siswa yang tidak menyukai matematika. Sebenarnya ini merupakan polemic dalam dunia pendidikan, karena pada dasarnya semua manusia bisa berhitung. Hanya tinggal bagaimana manusia itu mengembangkan ilmu matematika dasar yang ia miliki dengan terus belajar. Matematika itu bisa dimisalkan seperti siklus putaran tornado yang semakin ke atas semakin besar putarannya dan semakin ke bawah semakin kecil. Artinya, jika manusia belajar matematika berawal dari dasar, maka ia harus mengerti ilmu dasar tersebut. Kenapa? Karena jika Anda tidak mengerti ilmu dasar, maka bagaimana Anda dapat mengerti ilmu matematika yang tingkatnya lebih dari dasar. Seperti permisalan yang saya jelaskan, angin tornado yang awal putarannya kecil dan tidak begitu kuat, lama-kelamaan jika ditambah energi-energi lain maka angin tornado tersebut akan semakin besar.
            Sayangnya, banyak pelajar yang masih tidak mengerti ilmu dasar yang telah diajarkan, sehingga mereka tidak mengerti ilmu yang diajarkan setelahnya. Tentu saja itulah yang menjadi penyebab mengapa sebagian pelajar menganggap matematika itu susah. Selain itu, masih banyak lagi alasan lain di balik susahnya matematika. Umumnya banyak anggapan bahwa guru matematika itu killer dan pelit nilai. Salah sedikit saja, disalahkan semuanya. Padahalsebenarnya, guru itu killer agar murid patuh pada pelajarannya.

Yang Megah, Yang Terlantarkan



            Tentunya semua orang Kalimantan Timur tahu tentang Stadion Utama Palaran yang terletak di daerah palaran dan berarea ratusan hektartempat diadakannya PON pada tahun 2008 dan Kejuaraan Bulutangkis Internasional pada tahun 2011.Namanya sangat terkenal terlebih ditambah dengan gedungnya yang mewah sekaligus megah dan fasilitasnya yang lengkap, seperti GOR Serbaguna, GOR Bulutangkis, Lapangan Tenis, GOR Utama dan lain-lain. Keberadaan stadion tersebut menjadi ciri khas kebanggaan sekaligus menjadi stadion tebesar di Kalimantan Timur.
            Namun, lihatlah stadion itu sekarang. Masih pantaskah stadion itu dibanggakan dan dielu-elukan? Penulis rasa tidak! Bagaimana iya membanggakan bangunan yang sekarang bahkan tak menunjukkan kerapian dan kebersihan sedikitpun. Rumput tumbuh tinggi di area sekitar stadion. Pohon-pohon hias yang seharusnya terlihat indah, kini hanya terlihat sebagai tanaman dengan sebagian daunnya kering dan tak terawat. Selain itu fasilitas MCK di sana jauh untuk bisa disebut layak karena ketidakbersihannya.

Indonesia Pemimpinnya Berkarakter?



            Melihat judulnya saja, mungkin Anda sebagai rakyat ingin sekali mengangguk, tetapi kenyataan yang terlihat membuat Anda lebih besar ingin menggeleng. Berkarakter bisa diartikan sebagai berkepribadian, berprilaku, berwatak, ataupun bersifat. Karakter yang saya bicarakan di sini adalah berkarakter baik yang dapat diartikan sebagai berkepribadian luhur, berwatak baik, ataupun bersifat mulia. Sedangkan, seperti yang dapat terlihat, Negara Indonesia belum bisa disebut sebagai negara dengan pemimpin berkarakter. Itu artinya Indonesia butuh pemimpin dengan prioritas yang membawa rakyatnya menuju kesejahteraan abadi. Bukannya pemimpin dengan janji-janji abadi yang membawa negara menuju kesejahteraan.
            Sekarang, lihatlah cermin kepribadian pemimpin Indonesia. Pantaskah disebut berkarakter? Tidak dan belum pantas. Sebut saja ketidaksiplinan anggota DPR. Berapa banyak wakil rakyat yang bolos sidang dan tidak tertib? Padahal mereka sebagai perwakilan rakyat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah seharusnya memikul amanah dengan baik, bukannya malah mencoreng nama sendiri dan Bangsa Indonesia khususnya. Pejabat yang terlibat korupsi dan penyuapan juga tidak dapat dibilang sedikit. Pantaslah Indonesia termasuk dalam 5 besar negara terkorup di dunia. Betapa mereka seharusnya malu dan takut pada ancaman pidana korupsi.

Senin, 12 Agustus 2013

[ESAI] Minat Baca Masyarakat Indonesia



Sebagai negara berpenduduk terbanyak keempat di dunia, Indonesia sarat akan permasalahan. Dari dulu hingga sekarang, permasalahan yang tak pernah tuntas adalah soal pendidikan dan angka buta huruf yang masih tinggi. Bagaimanapun pemerintah berusaha mengatasinya. Hal ini tak lain dan tak bukan juga dipengaruhi oleh minat masyarakat terhadap membaca yang masih rendah. Sebagian orang mungkin percaya, tingginya kualitas suatu bangsa sama seperti tingginya minat baca penduduk di negara tersebut. Semakin tinggi minat bacanya, semakin tinggi pula kualitasnya. Semakin rendah kualitas bangsanya, maka rendah pula minat bacanya. Bagaimana suatu bangsa bisa maju kualitas dan pendidikannya apabila bangsa itu sendiri tak gemar membaca? Membaca dapat membuka dan memperluas wawasan kitaakan pentingnya sebuah bacaan. Dari sebuah bacaan, kita dapat menemukan berbagai macam hal positif yang negatif sehingga dapat membentuk kesadaran moral dan emosional sejak dini. Pentingnya membaca buku ini juga disampaikan oleh Bung Hatta, membaca buku membentuk watak bangsa. Kenapa?karena watak bangsa itu sendiri dipengaruhi oleh watak masing-masing individu yang terlibat langsung dan tidak langsung di dalamnya. Untuk bisa menjadi individu yang mempunyai pribadi baik, tak bisa didapat begitu saja. Perlu usaha, dan usaha pertama yang bisa dilakukan dapat dimulai dari membaca. Membaca bukan hanya untuk mendapatkan pengetahuan atau sekedar tahu saja. Membaca juga bisa membentuk karakter individu menjadi lebih dewasa.