Siapa
yang tak kenal petasan? Suaranya yang keras dan bentuknya yang bervariasi tentu
saja membuat semua orang mengenalinya. Entah di luar negeri maupun di Indonesia
sendiri. Di luar negeri petasan umumnya dipakai ketika perayaan hari besar atau
event-event tertentu. Seperti,
pembukaan acara karnaval, tahun baru, dan lain-lain. Sedangkan, di Indonesia
petasan lebih sering atau marak di gunakan pada saat Bulan Ramadhan.
Sebenarnya
apa sih yang dimaksud dengan petasan?
Petasan atau biasa dikenal sebagai mercon adalah bubuk yang dibungkus dengan
beberapa lapis kertas, diberi sumbu, dan berdaya ledak rendah. Nah, pada saat Bulan
Ramadhan ini, petasan banyak digunakan untuk meramaikan suasana. Apalagi di dusun
tempat penulis tinggal saat ini, tak ketinggalan satu malam pun tanpa yang
namanya bunyi ledakan petasan. Entah itu dalam frekuensi bunyi rendah maupun
tinggi. Terkadang memang mengagetkan. Namun, inilah kebiasaan warga dusun yang
selajutnya membuat penulis ingin mengetahui apakah meledakkan petasan di Bulan
Ramadhan termasuk tradisi atau budaya Indonesia.
Akan
tetapi, sebelum membahas hal itu lebih lanjut, alangkah baiknya jika kita
terlebih dahulu mengetahui apa yang di maksud dengan tradisi dan apa yang dimaksud
dengan budaya agar tidak terjadi kesalahan persepsi di antara para pembaca.


