Kamis, 26 Desember 2013

Yang Megah, Yang Terlantarkan



            Tentunya semua orang Kalimantan Timur tahu tentang Stadion Utama Palaran yang terletak di daerah palaran dan berarea ratusan hektartempat diadakannya PON pada tahun 2008 dan Kejuaraan Bulutangkis Internasional pada tahun 2011.Namanya sangat terkenal terlebih ditambah dengan gedungnya yang mewah sekaligus megah dan fasilitasnya yang lengkap, seperti GOR Serbaguna, GOR Bulutangkis, Lapangan Tenis, GOR Utama dan lain-lain. Keberadaan stadion tersebut menjadi ciri khas kebanggaan sekaligus menjadi stadion tebesar di Kalimantan Timur.
            Namun, lihatlah stadion itu sekarang. Masih pantaskah stadion itu dibanggakan dan dielu-elukan? Penulis rasa tidak! Bagaimana iya membanggakan bangunan yang sekarang bahkan tak menunjukkan kerapian dan kebersihan sedikitpun. Rumput tumbuh tinggi di area sekitar stadion. Pohon-pohon hias yang seharusnya terlihat indah, kini hanya terlihat sebagai tanaman dengan sebagian daunnya kering dan tak terawat. Selain itu fasilitas MCK di sana jauh untuk bisa disebut layak karena ketidakbersihannya.

            Hal ini sungguh disayangkan mengingat stadion itu membutuhkan dana besar untuk membangunnya. Dan darimana dana tersebut? Tentu saja dari kantong masyarakat wajib pajak Kalimantan Timur yang kudu dan harus mengeluarkan lebih dari 5% hasil dari pekerjaan mereka setahun untuk keperluan pemerintah dan masyarakat, salah satunya membangun fasilitas umum seperti stadion.
            Tetapi dilihat dari apa yangdari apa yang dilakukan pemerintah Kaltim dalam membangun stadion utama hanyalah semata untuk mendukung kegiatan PON yang dielukan sekaligus memamerkan betapa kayanya Provinsi Kalimantan Timur pada orang luar.
            Bukan hanya sampai situ, kompleks Stadion Palaran yang terkenal luas dan tak berpenghuni kerap kali menjadi tempat balap liar dan terkadang hal-hal yang melanggar asusila lainnya. Apakah itu fungsi utama dari dibangunnya stadion?Tentu saja bukan! Stadion tak lain dan tak bukan berfungsi sebagai tempat untuk berolahraga, menonton pertandingan, tempat diadakannya acara-acara penting, dan masih banyak lagi.
            Dengan ini pemerintah diharapkan bertanggung jawab atas apa yang telah dibangun dan dikerjakan dengan memakai uang rakyat Kaltim. Pengaktifan kembali tenaga-tenaga kebersihan yang sebelumnya berjalan dengan baik, juga sangat diharapkan kembali berjalan seperti saat PON dulu. Tentunya semua rakyat Kaltim berharap apa yang telah mereka keluarkan sebagai pajak dapat terus berguna dengan baik dan dapat menjadi kebanggaan rakyat Kaltim selamanya.

0 komentar:

Posting Komentar