Kamis, 26 Desember 2013

Matematika Itu…



            Rumit
            Susah
            Kumpulan rumus aneh yang panjangnya bahkan bisa lebih panjang dari nama Anda.
            Menyenangkan tapi butuh waktu untuk tersadar betapa menyenangkannya.
            Kata-kata di atas mungkin adalah anggapan sebagian siswa tentang matematika. Kebanyakan siswa mengeluhkan bahwa matematika itu susah. Jika disurvei, dalam satu sekolah, mungkin terdapat lebih dari 35% siswa yang tidak menyukai matematika. Sebenarnya ini merupakan polemic dalam dunia pendidikan, karena pada dasarnya semua manusia bisa berhitung. Hanya tinggal bagaimana manusia itu mengembangkan ilmu matematika dasar yang ia miliki dengan terus belajar. Matematika itu bisa dimisalkan seperti siklus putaran tornado yang semakin ke atas semakin besar putarannya dan semakin ke bawah semakin kecil. Artinya, jika manusia belajar matematika berawal dari dasar, maka ia harus mengerti ilmu dasar tersebut. Kenapa? Karena jika Anda tidak mengerti ilmu dasar, maka bagaimana Anda dapat mengerti ilmu matematika yang tingkatnya lebih dari dasar. Seperti permisalan yang saya jelaskan, angin tornado yang awal putarannya kecil dan tidak begitu kuat, lama-kelamaan jika ditambah energi-energi lain maka angin tornado tersebut akan semakin besar.
            Sayangnya, banyak pelajar yang masih tidak mengerti ilmu dasar yang telah diajarkan, sehingga mereka tidak mengerti ilmu yang diajarkan setelahnya. Tentu saja itulah yang menjadi penyebab mengapa sebagian pelajar menganggap matematika itu susah. Selain itu, masih banyak lagi alasan lain di balik susahnya matematika. Umumnya banyak anggapan bahwa guru matematika itu killer dan pelit nilai. Salah sedikit saja, disalahkan semuanya. Padahalsebenarnya, guru itu killer agar murid patuh pada pelajarannya.

            Cara terbaik untuk dapat membuat matematika itu menyenangkan yang pertama adalah kita harus menyukai sang guru terlebih dahulu. Perhatikanlah beliau ketika menjelaskan dan bertanyalah jika ada yang tidak dimengerti. Lalu yang kedua, banyak-banyaklah latihan variasi soal dengan cara yang berbeda-beda.  Karena, jika kita hanya terfokus pada materi tapi tidak melakukan banyak latihan, maka apa yang kita pelajari akan sia-sia saja. Matematika adalah ilmu terapan, bukan hanya sekedar ilmu di atas kertas. Kemudian yang terakhir, berdiskusilah bersama teman Anda dan jangan sungkan-sungkan untuk membantunya jika dia tidak mengerti. Semakin banyak Anda mengulang apa yang telah Anda pelajari pada teman Anda, semakin mengerti juga Anda terhadap ilmu yang sedang Anda pelajari.
            Dan masih banyak lagi cara-cara untuk dapat menyukai matematika. Karena kesukaan bermula dari kebencian lalu berakhir menjadi cinta. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat!

0 komentar:

Posting Komentar