Rumit
Susah
Kumpulan rumus aneh yang panjangnya bahkan bisa lebih panjang
dari nama Anda.
Menyenangkan tapi butuh waktu untuk tersadar betapa menyenangkannya.
Kata-kata di atas mungkin adalah anggapan sebagian siswa tentang
matematika. Kebanyakan siswa mengeluhkan bahwa matematika itu susah. Jika disurvei,
dalam satu sekolah, mungkin terdapat lebih dari 35% siswa yang tidak menyukai matematika. Sebenarnya
ini merupakan polemic dalam dunia pendidikan, karena pada dasarnya semua manusia
bisa berhitung. Hanya tinggal bagaimana manusia itu mengembangkan ilmu
matematika dasar yang ia miliki dengan terus belajar. Matematika itu bisa dimisalkan
seperti siklus putaran tornado yang semakin ke atas semakin besar putarannya dan
semakin ke bawah semakin kecil. Artinya, jika manusia belajar matematika berawal
dari dasar, maka ia harus mengerti ilmu dasar tersebut. Kenapa? Karena jika Anda
tidak mengerti ilmu dasar, maka bagaimana Anda dapat mengerti ilmu matematika
yang tingkatnya lebih dari dasar. Seperti permisalan yang saya jelaskan, angin
tornado yang awal putarannya kecil dan tidak begitu kuat, lama-kelamaan jika ditambah
energi-energi lain
maka angin tornado tersebut akan semakin besar.
Sayangnya, banyak pelajar yang masih tidak mengerti ilmu dasar
yang telah diajarkan, sehingga mereka tidak mengerti ilmu yang diajarkan setelahnya.
Tentu saja itulah yang menjadi penyebab mengapa sebagian pelajar menganggap matematika
itu susah. Selain itu, masih banyak lagi alasan lain di balik susahnya matematika.
Umumnya banyak anggapan bahwa guru matematika itu killer dan pelit nilai. Salah sedikit saja, disalahkan semuanya. Padahalsebenarnya,
guru itu killer agar murid patuh pada
pelajarannya.
Cara terbaik untuk dapat membuat matematika itu menyenangkan
yang pertama adalah kita harus menyukai sang guru terlebih dahulu.
Perhatikanlah beliau ketika menjelaskan dan bertanyalah jika ada yang tidak dimengerti.
Lalu yang kedua, banyak-banyaklah latihan variasi soal dengan cara yang
berbeda-beda. Karena, jika kita hanya terfokus
pada materi tapi tidak melakukan banyak latihan, maka apa yang kita pelajari akan
sia-sia saja. Matematika adalah ilmu terapan, bukan hanya sekedar ilmu di atas kertas.
Kemudian yang terakhir, berdiskusilah bersama teman Anda dan jangan sungkan-sungkan
untuk membantunya jika dia tidak mengerti. Semakin banyak Anda mengulang
apa yang telah Anda
pelajari
pada teman Anda, semakin mengerti juga Anda terhadap ilmu yang
sedang Anda pelajari.
Dan masih banyak lagi cara-cara untuk dapat menyukai matematika.
Karena kesukaan bermula dari kebencian lalu berakhir
menjadi cinta. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat!



0 komentar:
Posting Komentar