Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Desember 2015

Kabupaten Semarang, Surga Ekowisata Indonesia


Liburan. Satu kata penuh makna dan sarat akan kebahagiaan bagi siapa saja yang menjalaninya. Siapa di dunia ini yang tidak senang dengan adanya liburan? Setiap orang pastilah akan menyukainya karena liburan adalah momen langka untuk melepas penat sejenak dari kesibukan aktifitas.
Kebanyakan orang sudah merencanakan, bahkan membuat jadwal liburan yang penuh dengan aktifitas menyenangkan. Misalnya, menghabiskan waktu bersama keluarga, menonton film di bioskop, berkunjung ke tempat-tempat wisata yang menarik, dan lain sebagainya.
Berbicara tentang berkunjung ke tempat-tempat wisata yang menarik, ada banyak sekali alternatif tempat wisata yang dapat dikunjungi selama musim liburan. Mulai dari tempat wisata yang menawarkan kemewahan dunia, keseruan permainan, keramah-tamahan penduduk Indonesia dan keindahan alam. Salah satu yang akan dibahas kali ini adalah liburan yang menawarkan keindahan alam dan lingkungan.
Nama lain dari liburan jenis tersebut adalah liburan berwawasan ekowisata. Ekowisata sendiri berasal dari bahasa inggris, yaitu eco yang berarti lingkungan dan tourism yang artinya wisata. Secara istilah, menurut The Ecotourism Society (1990), ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Salah satu daerah yang kaya akan tempat wisata berwawasan ekowisata adalah Kabupaten Semarang.
Kabupaten Semarang merupakan kabupaten kecil yang dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan yang terletak di ketinggian 607 meter di atas permukaan laut. Selain itu, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang ini juga memiliki kekayaan budaya dan sejarah, terlebih kabupaten ini menjadi saksi atas terjadinya perlawanan rakyat Ambarawa terhadap penjajah kolonial karena terbunuhnya Kolonel Isdiman yang merupakan salah satu perwira terbaik pada saat itu.
Perjalanan berkunjung ke tempat-tempat wisata berwawasan ekowisata di kabupaten ini dapat dimulai dari kawasan wisata Umbul Sidomukti. Kawasan ini merupakan salah satu kawasan yang menawarkan keindahan alam Pegunungan Ungaran. Terletak di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan, tempat wisata ini menawarkan berbagai fasilitas menarik seperti Outbond Training, Adrenaline Games, pondok makan, pondok lesehan, penginapan, taman renang alam yang airnya berasal dari mata air pegunungan, camping ground, dan meeting room. Biasanya, wisatawan yang berkujung ke Umbul Sidomukti, selain ingin menikmati keindahan alamnya, ingin menguji adrenalin mereka lewat berbagai macam Adrenaline Games yang menantang. Contohnya Flying Fox Game. Flying fox ini menurut beberapa sumber merupakan flying fox tertinggi di Indonesia, karena pemain harus menyusuri tali yang membentang di atas lembah berketinggian 70 meter. Selain Flying Fox Game, ada pula permainan Marine Bridge yang mengharuskan pemainnya berjalan menyebrangi lembah dengan jalinan jaring tali tambang. Namun, tenang saja. Semua permainan tadi telah terbukti aman dan para pemainnya diharuskan untuk memakai pengaman yang telah berstandar. Bagi para wisatawan yang tak ingin menguji keberaniannya, bisa menikmati fasilitas taman renang alam atau berkuda mengelilingi indahnya Umbul Sidomukti.
Setelah puas berwisata di Umbul Sidomukti, para wisatawan dapat melanjutkan perjalanannya ke kawasan peninggalan sejarah yang terkenal di Kabupaten semarang, yaitu Candi Gedong Songo. Dari Umbul Sidomukti, para wisatawan hanya harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit ke arah Dusun Darum, Desa Candi di Kecamatan Bandungan. Namun, sebelum berwisata di Candi Gedong Songo, disarankan kepada para wisatawan yang berkunjung untuk menyiapkan fisik yang kuat dan sehat serta pakaian yang agak tebal. Hal ini tak lain dan tak bukan karena Candi Gedong Songo terletak di lereng Pegunungan Ungaran dan berketinggian sekitar 1200 meter dari permukaan laut sehingga menyebabkan suhu udara menjadi sangat dingin. Selain itu, jarak antara Candi Gedong 1 hingga Candi Gedong yang terakhir ditempuh dengan jalan kaki mendaki belasan kilometer. Akan tetapi, bagi para wisatawan yang tak ingin merasa kelelahan namun ingin sekali menikmati keindahan candi dapat menyewa kuda yang akan menemani berkeliling candi. Di kompleks candi peninggalan kerajaan hindu ini, bukan haya candi saja yang dapat dikunjungi, melainkan juga sebuah sumber mata air panas yang terletak di antara Candi Gedong III dan Candi Gedong IV.
Selesai menikmati indahnya candi di lereng pegunungan, para wisatawan dapat beralih ke kawasan wisata lain yang ada di kabupaten penghasil komoditi sayuran ini. Salah satu kawasan ekowisata yang terkenal dan memiliki nilai sejarah tinggi adalah Monumen Palagan. Monumen ini terletak di Kecamatan Ambarawa, yang dapat ditempuh kurang-lebih 10 km dari Candi Gedong Songo. Di Monumen Palagan, para wisatawan dapat berfoto sembari mengenang kembali perlawanan rakyat Ambarawa terhadap kolonial Belanda. Selain itu, di kawasan tersebut juga dibangun sebuah museum, dimana para pengunjung dapat melihat-lihat alat tempur peninggalan tentara Belanda dan Jepang pada masa itu. Untuk peninggalan alat tempur berukuran besar, wisatawan dapat melihatnya di luar gedung museum. Ada tank, truk pengangkut personel tentara, beberapa meriam kuno yang pernah dipakai selama perlawanan, dan sebuah pesawat mustang P-51 buatan Amerika yang pernah ditembak jatuh di Rawa Pening.
Selain ketiga tempat wisata berwawasan ekowisata yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi kawasan wisata yang menarik di Kabupaten Semarang. Sebut saja, Rawa Pening yang terkenal akan legendanya, Museum Kereta Api Ambarawa, Bumi Perkemahan dan Pemandian Sendang Senjoyo, dan lain sebagainya.
Tunggu apalagi? Daripada menghabiskan waktu liburan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat, ada baiknya kita sebagai bangsa Indonesia lebih mencintai alam dan kebudayaan lokal demi terwujudnya keharmonisan serta kelestarian budaya Indonesia. Yuk, berkunjung ke Kabupaten Semarang!

Sources:
id.m.wikipedia.com
seputarsemarang.com
Hhh

Minggu, 03 Agustus 2014

Sabtu, 21 Juni 2014

[RISET PROJECT] Peran Lensa Cembung dalam Mikroskop Sederhana

Aloha~
Menjelang libur panjang, saya dapat tugas nih, bikin riset project sebagai syarat mendapat KHS. Oke sebenarnya tugas ini saya kerjakan bersama dua teman saya yang lain. Desi Normasari dan Annisa Agustina Ansory (blogpunyahwan.wordpress.com), keduanya kelas X-MIPA-A sedangkan saya X-MIPA-H
Yuk Cekidooott


-----



Bab I
Pendahuluan

1.     Latar Belakang
Mikroskop adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat secara kasat mata. Mikroskop merupakan alat bantu yang dapat ditemukan hampir diseluruh laboraturium untuk dapat mengamati organisme yang berukuran kecil (mikroskopis). Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi.
Mikroskop dalam pembuataannya sendiri menggunakan satu jenis lensa, yaitu lensa cembung. Lensa cembung disebut juga lensa positif. Lensa cembung memiliki sifat dapat mengumpulkan cahaya sehingga disebut juga lensa konvergen. Lensa cembung memiliki bagian tengah yang lebih tebal daripada bagian tepi. Sifat dari lensa ini adalah mengumpulkan sinar yang kemudian diteruskan menjadi bayangan.
Penggunaan lensa cembung dalam mikroskop inilah yang membuat kami tertarik untuk meneliti fungsi dan peran lensa cembung sebagai bahan dasar penyusun mikroskop.
2.     Rumusan Masalah
  • Apakah peran lensa cembung dalam penggunaan mikroskop?
  • Bagaimana cara kerja lensa cembung dalam mikroskop?
  • Bagaimana cara pembuatan mikroskop sederhana?

3.     Tujuan Penelitian
  • Mengetahui peran lensa cembung dalam mikroskop.
  • Mengetahui cara kerja mikroskop sederhana.
Bab II
 Pembahasan

Mikroskop adalah alat optik untuk melihat benda yang tidak dapat dilihat dengan mata biasa agar tampak jelas dan besar. Agar dapat dilihat dengan jelas dan besar, maka dibutuhkan dua lensa cembung sebagai lensa objektif dan lensa okuler. Lensa objektif berfungsi untuk membantuk bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar. Sedangkan fungsi dari lensa okuler adalah memperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif.  Dan bayangan akhir yang dibentuk oleh mikroskop terjadi di lensa okuler, dengan sifat bayangannya maya, terbalik, dan diperbesar.

Pengamatan menggunakan mikroskop dapat dengan dua cara, yaitu:
1.     Dengan mata berakomodasi maksimum Image
  • Benda diletakkan diantara Fob dengan 2Fob ((ruang II benda lensa objektif, Fob < Sob < 2Fob
  • Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif adalah Nyata, Terbalik dan diperbesar.
  • Panjang mikroskop (d) adalah jarak lensa objektif dengan lensa okuler.(d=s’ob + sok)
  • Bayangan akhir yag dibentuk oleh mikroskop terjadi di lensa okuler, dengan sifat bayangannya Maya, Terbalik , Diperbesar.


2.     Dengan cara mata tidak berakomodasi Image
  • Bayangan nyata yang dibentuk oleh lensa objektif tepat berada dititik fokus lensa okuler.
  • Panjang mikroskop (d) adalah jarak lensa objektif  dengan lensa okuler.(d=s’ob + fok).
  • Bayangan akhir yang dibentuk oleh mikroskop terjadi di lensa okuler, dengan sifat bayangannya terletak di tak terhingga (s’ok= ~).
  
Bab III
Metode Penelitian
1.     Objek Penelitian
Objek penelitian dalam penulisan ini adalah mikroskop sederhana.

2.     Variabel Penelitian
Lensa cembung yang digunakan sebagai lensa objektif dan lensa okuler pada mikroskop.

3.     Alat yang Digunakan
Mikroskop sederhana yang terbuat dari:
  • 2 lensa cembung dengan jarak fokus 20 cm dan 5 cm.
  • Statip penegak dengan penggarisnya.
  • Preparat.
  • Alat tulis.
  • Objek penelitian (daun).
 Cara Membuat Mikroskop Sederhana:
  • Rangkai statip tersebut.
  • Susun 2 lensa didalam statip dengan fokus lensa okuler 20 cm (jarak fokus yang lebih besar) dan lensa objektifnya 5 cm (jarak fokusnya lebih kecil). Susun dengan posisi lensa okuler – lensa objektif – objek.
  • Tentukan jarak antara lensa okuler, lensa objektif, dan objeknya menggunakan rumus d = s’ob + fok. D adalah panjang mikroskop, S’ob adalah jarak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif sedangkan fok adalah jarak fokus lensa okuler.
  • S’ob dihitung menggunakan  . Sob adalah jarak benda dengan jarak lensa objektif. Sedangkan Fob adalah jarak fokus lensa objektif.  Semisalnya jarak benda dengan lensa objektifnya adalah 10 cm. Dihitung dengan rumus tersebut, maka jarak bayangan yang terbentuk adalah -10 cm.
  • D = s’ob + fok. D = -10 + 20 = 10 cm
  • Atur jarak lensa okuler dengan lensa objektif sesuai hasil rumus diatas, yaitu 10 cm.
  • Taruh objek yang diteliti (daun) diatas preparat.
  • Dekatkan mata ke lensa okuler. Atur terus letak lensa sampai bayangan terlihat jelas.

Bab IV
Kesimpulan
Lensa Cembung memiliki banyak fungsi dan kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kegunaannya adalah seperti yang telah dijelaskan diatas tadi yaitu sebagai penyusun dasar pembuatan mikroskop. Lensa Cembung dalam mikroskop memiliki peran penting untuk menerapkan fungsi penggunaan mikroskop dan bagaimana mikroskop dapat membentuk bayangan dari lensa cembung yang tersedia.
 Dan lagi, mikroskop mempunyai banyak fungsi. Sebagian besar sebagai peralatan pendidikan di mata pelajaran Biologi.
Jadi, kita tidak perlu membeli mikroskop dengan harga yang mahal. Cukup dengan bermodalkan lensa cembung 2 buah, kita dapat membuat mikroskop sederhana.

Daftar Pustaka
Chionander, Bobby. 2013. Alat Optik Mikroskop, http://good-physics.blogspot.com/2013/05/alat-optik-mikroskop.html (diakses 21 Juni 2014).
Surya, Dhana. 2012. Alat Optik (Mikroskop), http://adalobang.blogspot.com/2012/10/alat-optik-mikroskop.html (diakses 21 Juni 2014).
Wikipedia. 2014. Mikroskop, http://id.wikipedia.org/wiki/Mikroskop (diakses 21 Juni 2014).
Azni, Novalila. 2013. 1. Lensa Cembung, http://prodiipa.wordpress.com/kelas-viii/kacamataku-penolongku/d-lensa/1-lensa-cembung/ (diakses 21 Juni 2014).
Banun, Choirul dan Supriyana. 2013. Fresh Update Top No.1 Fisika. Jakarta: WahyuMedia


Kamis, 15 Mei 2014

Asam Salisilat

Siapa yang tak pernah merasakan sakit kepala atau punya masalah dengan kulit kepala seperti berketombe? Atau mungkin kulit berpanu, jerawat dan masalah kulit lainnya? Tentu kita pernah merasakan salah satu atau bahkan semuanya sekaligus. Tahukah Anda bahwa kedua permasalahan tersebut mempunyai solusi penyelesaian oleh suatu bahan kimia yang sama. Yaitu asam salisilat yang terdapat pada shampo anti-ketombe dan aspirin yang merupakan esterifikasi asam salisilat dengan asam asetat menghasilkan asam asetil salisilaat.
Asam salisilat yang mempunyai rumus kimia C7H6O3 adalah salah satu bahan kimia yang sejak 2000 tahun yang lalu telah digunakan sebagai bahan terapi topikal dan banyak digunakan sebagai bahan intermediet dari pembuatan obat-obatan seperti antiseptik, dan analgesic serta pembuatan bahan baku untuk keperluan farmasi. Senyawa ini tidak mudah larut dalam air, namun sangat mudah larut dalam lemak, alkohol, serta ester. Bentuknya seperti kristal putih, tidak berbau, dan berasa manis. Karena sifatnya yang mudah larut dalam alkohol, penggunaan asam salisilat dilarang bagi orang yang sedang meminum alkohol. Asam salisilat dapat banyak ditemukan di dalam jeruk nipis dan stroberi.
Dalam dunia medis, asam salisilat banyak digunakan dan diaplikasikan dalam berbagai pengobatan. Misalnya dalam dermatologi, asam salisilat mempunyai khasiat keratolitik yang dapat membantu pengelupasan sel kulit mati agar lebih mudah dan cepat. Asam salisilat juga dapat dimanfaatkan menjadi salep yang berfungsi untuk menghilangkan panu, kadas, kurap. Selain salep, asam salisilat yang diesterifikasikan dengan metanol dapat menghasilkan metil salisilat atau yang biasa dijual dengan nama minyak gandapura untuk meredakan nyeri otot dan persendiaan seperti sakit syaraf, sakit punggung, radang selaput dada, dan reumatik. Selain itu, metil salisilat sering digunakan sebagai bahan farmasi, penyedap rasa, kosmetik, serta parfum.

Kamis, 15 Agustus 2013

[ARTIKEL] Berlibur dengan Cerdas


Liburan telah tiba. Saatnya beristirahat sejenak dari aktivitas sekolah yang melelahkan dan menjenuhkan. Mungkin sebagian orang akan menghabiskan waktu liburnya dengan menonton film atau menghabiskan uang di pusat perbelanjaan. Tapi, bagaimana jika kita mengubah gaya berlibur kita dengan kegiatan yang lebih bermanfaat? Tenang saja, bukan berarti Anda harus mengisinya dengan kegiatan belajar atau mengerjakan soal-soal pada  saat liburan. Bukan,  karena kegiatan seperti itu dapat menimbulkan kejenuhan dan berdampak tekanan psikis bagi jiwa Anda. Yang dimaksud berlibur dengan cerdas di sini adalah liburan yang memberikan manfaat, pengetahuan baru tentang banyak hal, atau mungkin saja tentang pengetahuan yang ada di alam, hubungan sosial, dan lain-lain.

Senin, 12 Agustus 2013

[ESAI] Minat Baca Masyarakat Indonesia



Sebagai negara berpenduduk terbanyak keempat di dunia, Indonesia sarat akan permasalahan. Dari dulu hingga sekarang, permasalahan yang tak pernah tuntas adalah soal pendidikan dan angka buta huruf yang masih tinggi. Bagaimanapun pemerintah berusaha mengatasinya. Hal ini tak lain dan tak bukan juga dipengaruhi oleh minat masyarakat terhadap membaca yang masih rendah. Sebagian orang mungkin percaya, tingginya kualitas suatu bangsa sama seperti tingginya minat baca penduduk di negara tersebut. Semakin tinggi minat bacanya, semakin tinggi pula kualitasnya. Semakin rendah kualitas bangsanya, maka rendah pula minat bacanya. Bagaimana suatu bangsa bisa maju kualitas dan pendidikannya apabila bangsa itu sendiri tak gemar membaca? Membaca dapat membuka dan memperluas wawasan kitaakan pentingnya sebuah bacaan. Dari sebuah bacaan, kita dapat menemukan berbagai macam hal positif yang negatif sehingga dapat membentuk kesadaran moral dan emosional sejak dini. Pentingnya membaca buku ini juga disampaikan oleh Bung Hatta, membaca buku membentuk watak bangsa. Kenapa?karena watak bangsa itu sendiri dipengaruhi oleh watak masing-masing individu yang terlibat langsung dan tidak langsung di dalamnya. Untuk bisa menjadi individu yang mempunyai pribadi baik, tak bisa didapat begitu saja. Perlu usaha, dan usaha pertama yang bisa dilakukan dapat dimulai dari membaca. Membaca bukan hanya untuk mendapatkan pengetahuan atau sekedar tahu saja. Membaca juga bisa membentuk karakter individu menjadi lebih dewasa.