12-07-2014
Hari
ini saking nggak ada kerjaannya, saya memutuskan untuk belajar. Yah.. nyicil
dikit lah buat ikut seleksi lomba nanti. Rencananya, di kelas 2 nanti saya
ingin mengikuti beberapa lomba seperti Olimpiade Pasar Modal, Olimpiade Akuntansi
Nasional, dll. Tentu saja untuk ikut itu harus melalui seleksi dulu dari
sekolah. Nah, hari ini saya belajar tentang bagaimana caranya membeli saham di
Bursa Efek. Caranyaa...
Pertama,
investor atau orang perorang, perusahaan atau badan usaha harus menghubungi
perusahaan sekuritas atau biasa disebut pialang untuk membuka rekening saham
atas nama investor. Rekening saham ini sama seperti rekening tabungan yang
dibuat di bank. Bedanya, rekening saham dibuat untuk dipergunakan untuk menjual
dan membeli saham. Di Indonesia sendiri
ada cukup banyak perusahaan sekuritas, contohnya SinarMas Sekuritas. Pialang
ini bisa dikatakan sebagai perantara antara investor dengan emiten atau
perusahaan publik yang mengeluarkan saham.
Kedua,
memilih saham yang akan dibeli. Nah, peran pialang disini adalah sebagai
penasehat atau bahasa kerennya advisory bagi investor. Dimana pialang akan
memberikan analisa kepada investor guna mengambil keputusan saat bertransaksi. Selain
itu, pialang juga menginformasikan tetang keuntungan dan resiko dalam membeli
saham serta mencatat seluruh transaksi yang dilakukan oleh investor.
Ketiga,
setelah menemukan saham yang cocok untuk dibeli, maka langkah selanjutnya
adalah membeli saham. Ada dua cara untuk membeli saham di bursa efek. Cara pertama
adalah dengan memerintahkan order pembelian kepada pialang tempat investor membuka rekening saham secara
langsung atau bisa juga melalui telepon. Cara yang kedua adalah memasukkan
order langsung pembelian secara online melalui fasilitas online berupa sistem software
yang disediakan oleh pialang.
See?
Teryata beli nggak semudah yang di bayangkan dan harus dilakukan dengan bijak
agar terhidar dari kerugian.
Sekian~
@zulfasalsa



0 komentar:
Posting Komentar