14-07-2014
Hari
ini adalah hari pertama sekolah di tahun ajaran baru. Saat pagi, saya
memperhatikan betapa sibuknya adik saya bersiap ke sekolah pada hari pertamanya.
Tapi selain itu, hari ini saya berencana menemani kakak saya pergi ke bank. Bank
yang akan kami datangi terletak di bandungan tak jauh dari dusun. Bandungan sendiri
merupakan nama kecamatan dan pusat kegiatan di kecamatan tersebut. Di Bandungan
terdapat banyak bank, pasar yang bisa dikatakan merupakan mall-nya bandungan,
waterpark, tempat wisata, hotel dan karaoke, dll. Jalan menuju bandugan sangatlah
menanjak dan tinggi sehingga udara di sana dinginnya menusuk tulang walaupun
hari sudah menjelang siang.
Dari
Bandungan, saya bisa melihat pemandangan indah berupa Gunung Telumoyo dan
Gunung Merbabu serta dari atas sana terlihat betapa luas dan berkilaunya Rawa Pening.
Awalnya saya mengira itu adalah laut. Tapi setelah dipikir-pikir tidak mungkin
ada laut di tempat sedingin ini. Tahu Rawa Pening kan? Itu lho, danau yang
memiliki legenda terkenal. Menurut legenda danau ini terbentuk karena seorang anak
yang merupakan penjelmaan naga bernama Baru
Kelinthig menancapkan sebatang lidi di tanah Desa Pathok yang merupakan desa dengan
penduduknya yang angkuh. Pada waktu itu, penduduk desa Pathok sedang mengadakan
sejenis pesta dan Baru Kelinthing yang mecoba meminta sedikit makanan malah
diusir oleh penduduk saat melihat penampilan Baru Kelinthing yang dekil dan bau
amis. Baru Kelinthing kemudian menantang mereka untuk mencabut lidi tersebut.
Hingga orang-orang terkuat mencoba menarik lidi tersebut namun tak bisa. Akhirnya
Baru Kelinthing yang mempunyai kesaktian mencabut lidi itu dengan mudahnya dan
seketika menyemburlah air dengan deras hingga terbentuklah danau.
Setelah
dari bank, sebenarnya saya masih ingin jalan-jalan lagi. Tapi, karena sudah
mulai gerimis dan udara bertambah kian dingin, saya dan kakak saya akhirnya memutuskan
untuk pulang.
Sekian~



0 komentar:
Posting Komentar