Rabu, 22 Januari 2020

Sosialisasi e-Filing Kepada Pegawai Kelurahan Pondok Karya





Assalamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh..

Halo! Setelah sekian lama tidak menge-post tulisan, kali ini saya menggungah sebuah video pada saat sosialisasi tentang e-Filing beberapa waktu lalu.

Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Komunikasi Publik yang diampu oleh Bapak Eman Sulaeman Nasim. Saya bersama kelompok melakukan sosialisasi di Kantor Kelurahan Pondok Karya Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan pada tanggal 16 Januari 2020. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh para petinggi dan pegawai kelurahan yang sedang tidak bertugas.

Pada sosialisasi hari itu, kami menjelaskan mengenai apa itu e-filing, jenis-jenis e-filing, prosedur mendapatkan EFIN dan mengurusnya apabila kehilangan serta bagaimana melaporkan pajak dengan menggunakan e-filing melalui website www.djponline.pajak.go.id.

Di video kali ini saya menjelaskan pengertian e-filing, alasan mengapa ASN harus e-filing serta jenis SPT e-filing apa yang bisa audiens gunakan berdasarkan besarnya penghasilan. Semoga dengan adanya sosialisasi ini bisa membantu para pegawai kelurahan untuk dapat lebih memahami e-filing dan prosedur dalam melaporkan pajaknya dengan e-filing.

Terima kasih tak lupa pula kami ucapkan kepada Lurah Kelurahan Pondok Karya dan jajarannya yang telah antusias hadir pada sosialisasi dan Pak Eman selaku dosen mata kuliah Komunikasi Publik yang telah memberikan kami ilmu bagaimana berkomunikasi yang baik di depan publik sehingga kami dapat menyelesaikan kegiatan ini dengan baik.

Terima kasih sekali lagi. Sampai jumpa di lain kesempatan.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

========================================================
Oleh: Zulfa Salsabila (40)
NPM: 2301181185
Kelas: D-III Pajak Alih Program 2018

Dosen Pengajar: Eman Sulaeman Nasim
https://www.youtube.com/channel/UCW4KcBoFIZO0f6dUGKNBAUQ

Youtube:
Link Sosialisasi Full
https://youtu.be/NFs-2qbMwyg
Link Sosialisasi Proposal Full


https://youtu.be/3VR63WvSNhM

========================================================




Selasa, 29 Mei 2018

cr: pexels.com

Kamu, cahaya di antara serpihan kegelapan
bersinar terang walau tak ada satupun memerhatikan
menerawang jauh menerbangkan angan
lalu redup perlahan.

-20180529


Minggu, 24 Juli 2016

Pengalaman Ujian Tahap Dua dan Tiga USM PKN STAN 2016


Haloo... Melajutkan postingan sebelumnya yang bercerita tentang perjuanganku untuk bisa menembus ujian tahap pertama USM PKN STAN 2016, kali ini aku akan berbagi sedikit pengalamanku melewati ujian tahap dua dan tiga yang capeknya bukan cuma pikiran tapi juga fisik.
Jadi, seperti yang kalian tahu, ujian tahap dua adalah Tes Kesehatan dan Kebugaran dimana kita diminta untuk lari keliling lapangan selama 12 menit dan shuttle-run membentuk angka delapan sebanyak tiga kali secepat mungkin. Itu artinya, yang perlu disiapin untuk tahap ini adalah tubuh yang sehat dan fisik yang kuat.

Tahun ini, jarak antara pengumuman tahap pertama dan ujian tahap kedua hanya kurang lebih seminggu. Dengan waktu yang sedikit, persiapan untuk membentuk fisik yang kuat tidaklah cukup. Karenanya, aku sarankan untuk kalian yang pengen banget bisa kuliah di STAN, latihlah fisik kalian jauh hari sebelum ujian tahap kedua ini sepesimis apapun kalian terhadap hasil ujian tahap satu. Jangan seperti aku yang jarang banget olahraga dan akhirnya kewalahan untuk membentuk fisik yang kuat dalam waktu hanya seminggu.

Lari 12 menit non-stop itu nggak mudah lo. Butuh latihan yang lama supaya bisa menyelaraskan kekuatan kaki dan kelancaran pernapasan. Sekedar tips, ketika berlari

Kamis, 21 Juli 2016

Menjadi 6.72% Peserta USM PKN STAN 2016 Terbaik, Siapa Bilang Mudah?


Tahun ajaran terakhir di SMA adalah tahun yang cukup sulit bagiku. Bayangkan saja, di tahun terakhir ini aku harus mulai memikirkan UN, mengulang seluruh materi-materi yang pernah kupelajari dua tahun sebelumnya dan juga memikirkan kemana selanjutnya aku kuliah. Dari semua pikiran menyibukkan itu, tentu pikiran tentang akan melanjutkan kemana yang membuatku pusing tujuh keliling.

Sejak awal kelas dua sebenarnya orangtuaku sudah menyarankan agar aku melanjutkan kuliah di STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara mengikuti jejak kakak permpuanku yang sudah lebih dulu kuliah di sana. Aku juga tak keberatan karena kuliah di STAN merupakan mimpiku dari kelas satu SMA. Setelah dipikir-pikir,  saat itu aku tak tahu pasti kenapa aku pengen banget kuliah di situ. Rasanya ya cuma pengen aja. Alhasil, sejak awal tahun ajaran baru kelas tiga aku sudah menenteng buku latihan USM STAN yang dibelikan kakakku. Aku waktu itu merencanakan untuk mulai latihan mengerjakan soal setidaknya sekali dalam seminggu. Ya, namanya juga rencana doang dan kesibukan-kesibukan kelas tiga yang banyak, aku nggak bisa memenuhi rencana itu.

Seiring berjalannya waktu, aku juga mulai memikirkan rencana cadangan jika aku tidak lolos dalam USM STAN di kemudian hari. Itu artinya, aku tidak hanya harus mempersiapkan diri buat USM STAN, melainkan juga tes SBMPTN dan Ujian Mandiri PTN lainnya. Belum lagi, saat itu aku tidak lagi tertarik dengan jurusan-jurusan yang sesuai dengan kelas yang kuambil saat SMA, yaitu MIPA. Aku lebih tertarik untuk lintas jurusan ke soshum karena merasa tertekan dengan pelajaran yang ada di MIPA.

Kamis, 31 Desember 2015

Kabupaten Semarang, Surga Ekowisata Indonesia


Liburan. Satu kata penuh makna dan sarat akan kebahagiaan bagi siapa saja yang menjalaninya. Siapa di dunia ini yang tidak senang dengan adanya liburan? Setiap orang pastilah akan menyukainya karena liburan adalah momen langka untuk melepas penat sejenak dari kesibukan aktifitas.
Kebanyakan orang sudah merencanakan, bahkan membuat jadwal liburan yang penuh dengan aktifitas menyenangkan. Misalnya, menghabiskan waktu bersama keluarga, menonton film di bioskop, berkunjung ke tempat-tempat wisata yang menarik, dan lain sebagainya.
Berbicara tentang berkunjung ke tempat-tempat wisata yang menarik, ada banyak sekali alternatif tempat wisata yang dapat dikunjungi selama musim liburan. Mulai dari tempat wisata yang menawarkan kemewahan dunia, keseruan permainan, keramah-tamahan penduduk Indonesia dan keindahan alam. Salah satu yang akan dibahas kali ini adalah liburan yang menawarkan keindahan alam dan lingkungan.
Nama lain dari liburan jenis tersebut adalah liburan berwawasan ekowisata. Ekowisata sendiri berasal dari bahasa inggris, yaitu eco yang berarti lingkungan dan tourism yang artinya wisata. Secara istilah, menurut The Ecotourism Society (1990), ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Salah satu daerah yang kaya akan tempat wisata berwawasan ekowisata adalah Kabupaten Semarang.
Kabupaten Semarang merupakan kabupaten kecil yang dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan yang terletak di ketinggian 607 meter di atas permukaan laut. Selain itu, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang ini juga memiliki kekayaan budaya dan sejarah, terlebih kabupaten ini menjadi saksi atas terjadinya perlawanan rakyat Ambarawa terhadap penjajah kolonial karena terbunuhnya Kolonel Isdiman yang merupakan salah satu perwira terbaik pada saat itu.
Perjalanan berkunjung ke tempat-tempat wisata berwawasan ekowisata di kabupaten ini dapat dimulai dari kawasan wisata Umbul Sidomukti. Kawasan ini merupakan salah satu kawasan yang menawarkan keindahan alam Pegunungan Ungaran. Terletak di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan, tempat wisata ini menawarkan berbagai fasilitas menarik seperti Outbond Training, Adrenaline Games, pondok makan, pondok lesehan, penginapan, taman renang alam yang airnya berasal dari mata air pegunungan, camping ground, dan meeting room. Biasanya, wisatawan yang berkujung ke Umbul Sidomukti, selain ingin menikmati keindahan alamnya, ingin menguji adrenalin mereka lewat berbagai macam Adrenaline Games yang menantang. Contohnya Flying Fox Game. Flying fox ini menurut beberapa sumber merupakan flying fox tertinggi di Indonesia, karena pemain harus menyusuri tali yang membentang di atas lembah berketinggian 70 meter. Selain Flying Fox Game, ada pula permainan Marine Bridge yang mengharuskan pemainnya berjalan menyebrangi lembah dengan jalinan jaring tali tambang. Namun, tenang saja. Semua permainan tadi telah terbukti aman dan para pemainnya diharuskan untuk memakai pengaman yang telah berstandar. Bagi para wisatawan yang tak ingin menguji keberaniannya, bisa menikmati fasilitas taman renang alam atau berkuda mengelilingi indahnya Umbul Sidomukti.
Setelah puas berwisata di Umbul Sidomukti, para wisatawan dapat melanjutkan perjalanannya ke kawasan peninggalan sejarah yang terkenal di Kabupaten semarang, yaitu Candi Gedong Songo. Dari Umbul Sidomukti, para wisatawan hanya harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit ke arah Dusun Darum, Desa Candi di Kecamatan Bandungan. Namun, sebelum berwisata di Candi Gedong Songo, disarankan kepada para wisatawan yang berkunjung untuk menyiapkan fisik yang kuat dan sehat serta pakaian yang agak tebal. Hal ini tak lain dan tak bukan karena Candi Gedong Songo terletak di lereng Pegunungan Ungaran dan berketinggian sekitar 1200 meter dari permukaan laut sehingga menyebabkan suhu udara menjadi sangat dingin. Selain itu, jarak antara Candi Gedong 1 hingga Candi Gedong yang terakhir ditempuh dengan jalan kaki mendaki belasan kilometer. Akan tetapi, bagi para wisatawan yang tak ingin merasa kelelahan namun ingin sekali menikmati keindahan candi dapat menyewa kuda yang akan menemani berkeliling candi. Di kompleks candi peninggalan kerajaan hindu ini, bukan haya candi saja yang dapat dikunjungi, melainkan juga sebuah sumber mata air panas yang terletak di antara Candi Gedong III dan Candi Gedong IV.
Selesai menikmati indahnya candi di lereng pegunungan, para wisatawan dapat beralih ke kawasan wisata lain yang ada di kabupaten penghasil komoditi sayuran ini. Salah satu kawasan ekowisata yang terkenal dan memiliki nilai sejarah tinggi adalah Monumen Palagan. Monumen ini terletak di Kecamatan Ambarawa, yang dapat ditempuh kurang-lebih 10 km dari Candi Gedong Songo. Di Monumen Palagan, para wisatawan dapat berfoto sembari mengenang kembali perlawanan rakyat Ambarawa terhadap kolonial Belanda. Selain itu, di kawasan tersebut juga dibangun sebuah museum, dimana para pengunjung dapat melihat-lihat alat tempur peninggalan tentara Belanda dan Jepang pada masa itu. Untuk peninggalan alat tempur berukuran besar, wisatawan dapat melihatnya di luar gedung museum. Ada tank, truk pengangkut personel tentara, beberapa meriam kuno yang pernah dipakai selama perlawanan, dan sebuah pesawat mustang P-51 buatan Amerika yang pernah ditembak jatuh di Rawa Pening.
Selain ketiga tempat wisata berwawasan ekowisata yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi kawasan wisata yang menarik di Kabupaten Semarang. Sebut saja, Rawa Pening yang terkenal akan legendanya, Museum Kereta Api Ambarawa, Bumi Perkemahan dan Pemandian Sendang Senjoyo, dan lain sebagainya.
Tunggu apalagi? Daripada menghabiskan waktu liburan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat, ada baiknya kita sebagai bangsa Indonesia lebih mencintai alam dan kebudayaan lokal demi terwujudnya keharmonisan serta kelestarian budaya Indonesia. Yuk, berkunjung ke Kabupaten Semarang!

Sources:
id.m.wikipedia.com
seputarsemarang.com
Hhh

Minggu, 03 Agustus 2014

Jumat, 25 Juli 2014

NEW LOOK! ._.

Bosan dengan hamster yang bergantung membawa bunga matahari dan selalu muncul di sebelah kiri blog saya, malam ini saya memutuskan untuk menggantinya sekedar untuk merubah suasana.

Let's Check!

Before...


After!

Ta..Ra............ From Hamster to Cat. wkwk.

more detail--> zulfasalsabila-17.blogspot.com

more widget comel--> widgetindex.blogspot.com

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (12): Menjelang Hari Raya..

25-07-2014
Aloha~ 
H-3 menjelang lebaran begini tak ada persiapan yang cukup berarti di rumah. Tapi, di beberapa rumah tetangga yang saya lewati tadi pagi, saya sudah melihat sedikit kesibukan yang mereka lakukan, seperti membersihkan halaman rumah, kaca jendela, bahkan ada yang sampai mengecat ulang rumahnya demi menyambut datangnya Hari Raya. Oya, di desa ini ada satu tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakatnya menjelang lebaran. Tradisi tersebut adalah mengadakan selamatan. Saya tidak begitu mengerti apa tujuan sebenarnya dari selamatan tersebut. Namun, dari apa yang saya tangkap selamatan itu tak lain adalah bentuk rasa syukur karena sebentar lagi Hari Raya akan tiba. Yang biasa diundag dalam selamatan tersebut biasanya adalah kepala keluarga atau laki-laki yang mewakili sebuah keluarga.
Tak jarang setelah  selamatan tersebut berakhir, biasanya setiap orang yanghadir diberi sebuah wadah plastik yang berisi makanan atau bahan pokok. Tapi, dari berbagai selamatan yang didatangi abi saya, yang paling sering didapat adalah nasi ketan, beberapa kue apem, dan dua buah pisang. Saya sering bertanya-tanya dalam hati, apakah ada arti dari pemberian nasi ketan, beberapa kue apem dan dua buah pisang dalam selamatan? Entahlah!

Senin, 21 Juli 2014

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (11): Bongkar-Bongkar Folder File

Hmm.. karena hari ini tidak ada kerjaan, saya akhirnya membuka file folder saya di laptop. Dan tampaklah... beberapa dokumen ms.word yang tidak berada di tempatnya. Berhambur di mana-mana.

Selain itu, saya juga akhirnya menyadar sesuatu. 'Project' saya yang berupa cerpen, esai, artikel, banyak terbengkalai karena terhenti di tengah jalan dan saya mengalami writer block akut! Ckck.. Selain itu karena itu sudah lama, saya jadi lupa apa lanjutan dari cerpen, esai, artikel tersebut.

Namunn, saya juga menemukan hal-hal menarik yang sudah saya lupakan. seperti, poster buatan saya ini.
buat di Inkscape

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (10): Ke Ambarawa



20-07-2014
Sunday is coming again!
Saatnya  jalan-jalan ke Ambarawa dimulai. Huehehe. Sebenarnya sudah dari hari jumat saya ingin pergi ke Ambarawa. Namun karena saya harus membantu memetiki cengkeh, jadi saya terpaksa menunda kepergian itu. Tujuan saya ke Ambarawa adalah membeli beberapa barang yang memang hanya ada di sana. Perjalanan ke Ambarawa tidak begitu jauh. Mugkin sekitar 5-9 km dari dusu-. Sepanjang jalan, saya banyak disuguhi pemandangan yang sangat indah. Hamparan sawah hijau yang disusun secara terasering, gunug yang berdiri kokoh di kejauhan, dan masih banyak lagi. Jalanan ke Ambarawa sedikit mengerikan karena jalannya yang berliku-liku seperti jalan dari Samarida menuju Balikpapan.

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (9): Jadi Pemetik Cengkeh

18-07-2014
Jum’at ini rumah saya kedatangan sekarung penuh cengkeh dari kebun Mbah. Dan dengan sukarela saya  memetiki buah cegkeh tersebut untuk memisahkannya dari ratingnya. Hmm.. kalau dicium-cium bau cengkeh ini sebetulnya harum, tapi kalau lama-lama juga memabukkan sampai saya terpusing-pusing. Tapi tak apalah. Siapa tahu saya juga dapat untung kerjakan ini. Huehehe
Tentu kalian tahu, komoditi yang satu inilah yang menyebabkan banyak bangsa asing datang ke indonesia dahulu. Mereka mengambil cengkeh kemudian menjualnya ke negara lain dengan harga yang sangat tinggi. Sampai sekarang pun harga cengkeh masih tergolong tinggi. Yaitu sekitar 40.000 per kilonya. Pada zaman sekarang, cengkeh tak hanya dijadikan sebagai rempah-rempah pelengkap masakan saja, tapi juga diolah menjadi minyak atsiri serta dicampurkan dalam beberapa jenis rokok.
Bagi kalian yang belum tahu bagaimana bentuk cengkeh, biar saya kasih tahu. Cengkeh itu bentuknya kecil dan yang biasa dijual adalah yang warnanya masih hijau dan muda. Buah cengkeh terdapat di ujung ranting yang jika sudah tua buah tersebut akan mekar menjadi bunga seperti bunga jambu. See? ^^

@zulfasalsa

[ARTIKEL] Berlibur Dengan Cerdas

Liburan telah tiba. Saatnya beristirahat sejenak dari aktivitas sekolah yang melelahkan dan menjenuhkan. Mungkin sebagian orang akan menghabiskan waktu  liburnya dengan menonton film atau menghabiskan uang di pusat perbelanjaan. Tapi, bagaimana jika kita mengubah gaya berlibur kita dengan kegiatan yang lebih bermanfaat? Tenang saja, bukan berarti Anda harus mengisinya dengan kegiatan belajar atau mengerjakan soal-soal pada saat liburan. Bukan, karena kegiatan seperti itu dapat menimbulkan kejenuhan dan berdampak tekanan psikis bagi jiwa Anda. Yang dimaksud berlibur dengan cerdas di sini adalah liburan yang memberikan manfaat, pengetahuan baru tentang banyak hal, atau mungkin saja tentang pengetahuan yang ada di alam, hubungan sosial, dan lain-lain.
            Berlibur seperti itulah yang disebut dengan berlibur dengan cerdas. Menghabiskan waktu dengan bermanfaat tanpa mengeluarkan uang dengan sia-sia. Kegiatan berlibur dengan cerdas juga ada banyak sekali dan masing-masing memberi manfaat yang berbeda-beda pula.

Rabu, 16 Juli 2014

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (8): Sesekali Keluar Siang-Siang

16-07-2014
Hari ini cukup cerah walaupun matahari tidak bersinar terik dan angin berhembus cukup kencang. Sekitar jam dua siang, karena terlalu bosan berada di rumah, maka saya beserta saudara-saudara saya memutuskan untuk berjalan-jalan ke terminal pasar sayur yang tidak begitu jauh dari rumah. Yah... walaupun harus berjalan kaki, tapi tak apalah.
Kami sampai di terminal sayur itu sekitar 10-15 menit kemudian. Keadaan di sana hampir sama dengan keadaan pasar-pasar di samarida. Bedanya, terminal pasar sayur ini ramai ketika hari menjelang sore. Berbeda dengan pasar di Samarida yang jika menjelang siang saja kebanyakan kios di pasar telah tutup. Terminal sayur di Bandugan ini termasuk terminal sayur terbesar karena terminal ini menerima sayur bukan hanya dari daerah semarang-ambarawa saja tapi juga dari luar kota untuk di distribusikan kembali ke kota lain, entah kenapa. Kami kemudian memutuskan untuk berkeliling pasar sejenak melihat kesibukan yang mulai terlihat di pasar ini. Banyak mobil pick-up yang datang dan pergi membawa beragam sayuran segar. Walaupun namanya terminal sayur, tapi pasar ini tidak hanya menjual sayur saja. Ada beberapa toko kelontong, toko baju, dan kios makanan.
Setelah puas berkeliling pasar, kami memutuskan untuk pulang karena tidak ada lagi yang ingin dilakukan apalagi adik saya kakiya sudah gatal pengen jalan lagi. Ckck.. -____-


@zulfasalsa ^^

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (7): Mengantar Adik Sekolah..

15-07-2014
Hari selasa tiba dan pagi ini saya berencana menemani adik saya berangkat ke sekolah. Karena hari ini masih merupakan hari kedua ia bersekolah TK jadi saya disuruh menunggu hingga adik saya masuk ke kelasnya. Dan jadilah saya berbaur dengan ibu-ibu lain yang juga nungguin anak tercintanya hingga pulang sekolah. Kegiatan TK di awali dengan berbaris bersama, bernyanyi, dan berdoa.  Tapi saya hanya melihat adik saya diam di antara teman-teman kelompok B –nya yang ikut bertepuk tangan dan loncat-loncat. Setelah itu, kegiatan selanjutnya adalah pengenalan lingkungan sekitar sekolah. Adik saya yang tampaknya dia tidak begitu mendengarkan malah kembali ke kelasnya karena dia kira selanjutya adalah masuk kelas. Namun, beberapa saat kemudian dia keluar lagi dan saya menuntunnya untuk bergabung  kembali ke dalam barisan kelompok B.
Pengenalan lingkungan yang pertama adalah toilet dan tempat bermain bagi kelompok B. Kelihatan sekali di sini tak banyak anak yang memperhatikan. Tempat selanjutnya adalah gedung MTS dan MI yang terletak di belakang TK. Lalu yang terakhir adalah kembali ke depan gerbang sekolah. Setelah Ibu Gurunya memberikan sedikit banyak penjelasan, anak-anak yang lucu itu pun disuruh kembali ke kelas. Saya memastikab adik saya kembali ke kelas dengan selamat, setelah itu barulah saya pulang melewati jalanan menanjak dengan kebun salak di samping kanan dan kebun bunga di samping kiri. Cukup menguras tenaga namun menyenangkan. Apalagi ketika kembali memikirkan anak-anak kecil dengan balutan seragam yang membuat mereka tampak menggemaskan.


@zulfasalsa ^^

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (6): Ke Bandungan ^^

14-07-2014
Hari ini adalah hari pertama sekolah di tahun ajaran baru. Saat pagi, saya memperhatikan betapa sibuknya adik saya bersiap ke sekolah pada hari pertamanya. Tapi selain itu, hari ini saya berencana menemani kakak saya pergi ke bank. Bank yang akan kami datangi terletak di bandungan tak jauh dari dusun. Bandungan sendiri merupakan nama kecamatan dan pusat kegiatan di kecamatan tersebut. Di Bandungan terdapat banyak bank, pasar yang bisa dikatakan merupakan mall-nya bandungan, waterpark, tempat wisata, hotel dan karaoke, dll. Jalan menuju bandugan sangatlah menanjak dan tinggi sehingga udara di sana dinginnya menusuk tulang walaupun hari sudah menjelang siang.

Sabtu, 12 Juli 2014

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (5): Meng-Install Widget Baru di Blog

13-07-2014
Sunday is Comiiiiing! Yeeeeaaay!
Hari ini saya telah menambahkan widget baru dalam blog saya ini. Apa itu?
Ketika anda pertama kali masuk ke blog saya lewat PC, Laptop atau sebagainya kecuali HP dan Android, anda akan menemukan Alert Message di atas agak kanan dari blog. Nah, itulah yang saya tambahkan. Sebenarnya saya ingin menambahkan widget musik. Tapi, saya pikir itu terlalu berat dan bisa memperlambat loading jika ada yang berkunjung ke blog saya.
Okay, karena ini Bulan Ramadhan dan kita dianjurkan untuk berbagi, saya akan berbagi bagaimana caranya memasang widget ‘Alert Message
Pertama, Pastikan anda telah masuk ke akun blogger anda

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (4): Belajar Yokk!

12-07-2014

Hari ini saking nggak ada kerjaannya, saya memutuskan untuk belajar. Yah.. nyicil dikit lah buat ikut seleksi lomba nanti. Rencananya, di kelas 2 nanti saya ingin mengikuti beberapa lomba seperti Olimpiade Pasar Modal, Olimpiade Akuntansi Nasional, dll. Tentu saja untuk ikut itu harus melalui seleksi dulu dari sekolah. Nah, hari ini saya belajar tentang bagaimana caranya membeli saham di Bursa Efek. Caranyaa...

Pertama, investor atau orang perorang, perusahaan atau badan usaha harus menghubungi perusahaan sekuritas atau biasa disebut pialang untuk membuka rekening saham atas nama investor. Rekening saham ini sama seperti rekening tabungan yang dibuat di bank. Bedanya, rekening saham dibuat untuk dipergunakan untuk menjual dan membeli saham.  Di Indonesia sendiri ada cukup banyak perusahaan sekuritas, contohnya SinarMas Sekuritas. Pialang ini bisa dikatakan sebagai perantara antara investor dengan emiten atau perusahaan publik yang mengeluarkan saham.

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (3): Jalan-Jalan Pagi

11-07-2014

Kegiatan yang hari ini saya lakukan sebenarnya tak ada yang begitu berarti kecuali tadi pagi. Yap, saya dan kedua adik saya berjalan-jalan pagi (kali  ini memakai kaki) untuk mencari 2 hal. Yang pertama, mencari TK adik saya yang paling kecil yang katanya sih tidak terlalu jauh dari rumah dan yang kedua, mencari keringat. Kenapa keringat dicari?
Karena di sini adalah wilayah yang sangat dingin dan saya jarang sekali mengeluarkan keringat. Bahkan, sore sebelumnya saya juga melakukan JJS alias Jalan-Jalan Sore untuk mencari keringat juga. Tapi, setelah berjalan sekian jauh, bukan keringat yang saya dapatkan melainkan saya merasa kedinginan. Bayangkan jika saya melakukan hal itu di Samarinda, pastilah baju saya sudah basah oleh keringat.
Oke, back to topic, saya mulai melakukan jalan-jalan pagi sekitar jam 9 ketika matahari mulai bersinar hangat. Jalanan yang kami lalui adalah jalanan beraspal menurun yang agak curam. Sepanjang jalan, tepatnya di kanan kiri jalan banyak terdapat perkebunan. Maklum, penduduk di sini mata pencaharian utamanya adalah petani kebun. Dan perkebunan yang pertama kali saya lewati adalah perkebunan salak pondoh yang banya sekali terdapat di dusun ini. Perkebunan salak itu luas sekali dan tertata rapi.
Selanjutnya, di kanan jalan saya melihat perkebunan bunga yang asri dimana bunga-bunga tersebut ditanam di dalam poly bag dan dilindungi dengan atap plastik. Ketika saya melewati perkebunn bunga tersebut, terciumlah aroma semerbak bunga yang harum sekali. Tapi, saya kurang tahu apa nama bunganya pokoknya bunganya harum dan warnanya bermacam-macam. Ada putih, kuning, ungu,merah dan sebagainya. Di samping perkebunan bunga itu saya melihat uhmm sejenis pemandian umum dengan jamban terbuka. Di pemandian umum tersebut terdapat tiga pipa dan masing-masing mengeluarkan air jernih yang sangat deras hingga meluber kemana-mana. Tentu saja itu bukan pemborosan karena air di sini gratis dan melimpah serta berasal dari mata air Pegunungan Ungaran yang mengelilingi kabupaten ini.
Kami terus berjalan menuruni jalan tururnan yang curam tersebut hingga akhirnya sampailah di sebuah kelokan, lalu berbelok di situ. Di belokan tersebut jika kita terus berjalan maka akan bertemu dengan gang yang pertama dan ternyata di situlah TK adik saya berada. Tk tersebut cukup bagus. Gedungnya berwarna hijau dan tingkat tiga karena digabung dengan MTs dan di samping gedung tersebut terdapat masjid serta beberapa mainan yang biasa ada di TK.
Setelah puas berkeliling, kami pun pulang dengan jalan yang sama namun harus mengeluarkan tenaga dua kali lebih besar karena jalannya  sekarang menanjak dan pada saat itulah saya menyadari bahwa saya... 
Telah Berkeringat! Yeeaay!
Dan akhirnya dua tujuan dari JJP alias Jalan-Jalan Pagi tercapai. Alhamdulillah ya...


^^ @zulfasalsa

Jumat, 11 Juli 2014

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (2): Jalan-Jalan Keluar Dusun

Minggu, 6 Juli 2014
Hari minggu telah tiba dan akhirnya saya punya kesempatan untuk keluar dari dusun dan berjalan-jalan alias pergi ke Alfamart menggunakan sepeda motor. Ini adalah kali pertama saya pergi jauh dari rumah yang baru. Saya pergi bersama adik saya (laki-laki) yang berperan sebagai penunjuk jalan. Saya cukup kesal awalnya karena dia memberikan petunjuk yang salah sehingga akhirnya saya harus berputar cukup jauh.harusnya belok kiri tapi dia bilang belok kanan.ckck -_____-
Jadi, daripada anda menjadi pengemudi tidak jelas dan ugal-ugalan seperti saya, berikut saya berikan tips-tips berkendara motor dengan aman.

Laporan Kegiatan Bulan Ramadhan (1): Pindah.. Pindah..

Hari pertama saya dan keluarga saya berpuasa adalah hari Sabtu, 28 Juni 2014. Aktivitas di bulan ramadhan saya pada tahun ini hanya berjalan satu hari saja di Samarinda. Menurut saya, hari pertama puasa itu adalah hari tersedih yang ada dalam hidup saya—karena besok saya dan keluarga saya akan pindah rumah ke semarang—. Pada hari itu, saya melihat rumah saya telah dikosongkan. Semua bagian rumah telah dibersihkan dan semua isi lemari, barang-barang berharga, buku yang sekiranya masih dapat dipakai dibungkus dalam tas-tas besar dan kardus-kardus yang jumlah semuanya mugkin lebih dari sepuluh. Ketika saya berdiri di depan kamar saya, banyak bayangan yang terlintas di hadapan saya. Bayangan tentang diri saya ketika belajar keras, bayangan ketika saya dan keluarga saya bersama-sama menonton televisi yang hanya terdapat di kamar saya, juga bayangan saya ketika saya menangis akibat suatu hal yang tidak bisa saya atasi. Dulunya kamar saya selalu penuh oleh barang-barang yang kadang tak berguna namun sayang untuk di buang. Tapi, sekarang kamar itu terasa sangat kosong. Bahkan meja belajar saya yang biasanya tertumpuk berantakan buku sudah dipindahkan ke bagian rumah yang lain.
Sorenya, banyak tetangga datang memberikan salam perpisahan karena besok saya dan keluarga saya akan berangkat setelah sahur menuju balikpapan dan  kemudian saya berbincang dengan teman sepermainan saya dulu. Kami memang sudah tidak begitu akrab lagi karena aktivitas sekolah yang membuat kami sibuk hingga jarang bertemu lagi. Namun, berbincang lagi dengannya terasa sangat menyenangkan dan ini adalah sesuatu yang jarang saya lakukan.
Esokya, kami sekeluarga berangkat setelah sahur dan semua barang telah dimasukkan ke dalam bagasi mobil. Karena tidak muat, beberapa kardus masih ditinggalkan dan nantinya akan dikirim lewat pos atau ekspedisi. Saatnya pergi pun tiba. Setelah berpamitan pada beberapa tetangga yang menyempatkan diri untuk keluar, mobil pun mulai berjalan pergi meniggalkan rumah yang selama lebih dari 10 tahun telah menjadi tempat perlidungan bagi saya.
Tiba di balikpapan, tujuan pertama bukanlah bandara melainkan SMKN 3 Balikpapan karena kakak saya akan mengikuti ujian saringan masuk STAN. Dia akan menyusul ke Jogjakarta dengan penerbangan sore. Karena masih agak lama waktu untuk check-in maka saya, bapak, dan adik memilih berjalan-jalan terlebih dahulu di bandara baru dengan konsep seperti mall ini. Saya terpukau dengan desainnya yang modern dan mewah. Berbeda dengan bandara sebelumnya yang menurut saya itu terlalu kecil sehingga terkadang terjadi penumpukan penumpang. Namun, di bandara baru ini berbeda. Semuanya di desain nyaman dan bebas full of  loaded. 
Kekaguman saya bertambah ketika memasuki ruang tunggu dan menyaksikan betapa luasnya ruang tunggu tersebut sampai-sampai saya merasa tak kuat karena saya mendapat Pintu Keberangkatan 10 atau G10 yang merupakan gate kedua sebelum terakhir dan berarti itu sangaaaaaaaaat jauh sekali dan saya memikul tas ransel yang super berat. Saya mengeluh dalam hati berharap agar cepat sampai di G10.
Keberangkatan pun tiba. Sebelum pesawat belum benar-benar take-off saya memandang bandara sekali lagi dan berharap bahwa kepindahan ini memang adalah keputusan yang terbaik. TT_TT.
Sekitar satu setengah jam kemudian, pesawat akhirnya tiba dengan selamat di Bandara Adisutjipto. Saya sedikit terharu saat melihat tulisan “Welcome to Jogjakarta” karena akhirnya saya bisa menginjakkan kaki kembali di ‘Kota Pendidikan’ ini setelah 4 tahun. Sembari menunggu bagasi dikeluarkan, saya pergi ke kamar kecil dan ketika keluar dari wc saya bertemu  om-om yang lagi menelpon masuk ke toilet wanita. Awalnya saya pikir saya yang salah masuk, tapi melihat tanda di depan toilet, saya menyimpulkan orang itulah yang salah masuk. Saya geleng-geleng kepala sendiri. Pasti om-om itu terlalu asyik telponan sehingga salah masuk toilet dan bergeming saja saat melihat saya berada di depan westafel toilet tersebut. Ckck -__________-
Keluar dari pintu kedatangan, kami di sambut dengan para supir taksi yang mencari penumpang. Mereka menyapa dengan ramah dan menawarkan, “Taksi, mbak?”
Dengan sopan saya menggeleng dan berusaha melewati uhmm mungkin ada sekitar belasan supir taksi lain yang menawarkan jasa yang sama. Keramahtamahan suku jawa inilah yang menurut saya membedakan suku ini dengan suku yang lain.
Saya dan keluarga saya akhirnya memutuskan untuk singgah sebentar di rumah salah satu keluarga yang berada di Jogja sembari menunggu pesawat kakak saya yang baru akan tiba sekitar jam setengah delapan malam.
Pukul sebelas lebih, kami benar-benar baru sampai di rumah yang baru alias di Bandungan, Kabupaten Semarang dan ternyata di rumah itu telah  menunggu keluarga besar, ketua RT dan beberapa warga sekitar yang katanya mau mengadakan selamatan. Weleh. Saya bergumam, padahal ini sudah larut malam tapi mereka masih aja mau mengadakan selamatan. Saya berpikir lagi. Hal inilah yang selamanya tidak akan pernah saya temukan di kota besar. Keakraban, rasa kekeluargaan, dan keramahan.
Di tengah hembusan dingin angin malam Kabupaten Semarang, saya merasakan kehangatan di tempat yang baru dan mungkin kepindahan ini tidak akan saya sesali nantinya.


 ~@zulfasalsa~